Selamat Datang di Chanel Pendamping Desa Tanah Jambo Aye
Kunlap
BUMDes
Monev DD
Musrenbangdes

TEKNIK PENYUSUNAN QANUN GAMPONG





Qanun  atau peraturan adalah bentuk hukum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan qanun ini lah juga yang membedakkan sisi kehidupan manusia dengan makhluk lain nya. Dengan ada qanun kehidupan masyarakat terukur, tertib dan terkendali. untuk itu dalam pepmbentukan sebuah qanun perlu ada prosudur yang harus dilangkahi.
Dalam Undang-Undang No. 6 Tahun 2014, hanya ada Qanun Gampong  yang dimasukkan ke dalam butir ketentuan umum untuk didefinisikan sebagai peraturan perundang-undangan. Sementara itu, Peraturan Geuchik yang merupakan aturan pelaksanaan dari Qanun Gampong  tidak diberikan pengertiannya. Dengan dibukanya jenis-jenis peraturan perundang-undangan menurut Pasal 8 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011, maka Peraturan Geuchik pun adalah peraturan yang ditetapkan oleh Geuchik. Ini berarti ia memenuhi syarat untuk menjadi sebuah “regeling regel” yang posisinya lebih rendah daripada Qanun Gampong .Selama ini ada kesalahan terstruktur yang di lakukan oleh setiap Gampong adalah Gampong sering mengeluarkan Peraturan Geuchik tanpa ada sumber dasarnya seperti qanunnya. Ini ceritanya persis seperti punya anak tanpa nikah.Dan kesalahan lain adalah setiap qanun atau peraturan desa yang diterbitkan tanpa ada melalui berbagai langkah langkah yang telah diatur oleh UU lebih tinggi.
Selama ini sedikit sekali Gampong yang memiliki Qanun tatatertib gampong seperti Jual beli, Mesum, Khanduri Udep(Perkawinan) dan lain lain. Bila pun ada banyak dari aturan yang beredar di gampong tidak memiliki data yang kuat dan akurat. Karena aturan aturan yang selama ini ada yang berjalan di Gampong lebih disebut kepada Himbauan Bersama  dan ini adalah diantara bentuk keslahan prosudur didalam Gampong. Begitu juga bila Tuha Peut Gampong yang sedang menyidang berbagai kasus di Gampong lebih kepada aturan aturan yang dianggap turun temurun dan tanpa memiliki data yang kuat karena produknya tanpa melalui prosudur teknik pembuatan qanun itu sendiri.
Bukti lain Didalam Gampong sering terjadi penangkapan orang mesum yang dihukum denda sembelih  kambing, padahal bila diselidiki gampong itu tidak sama sekali memilik data qanun tentang khalwat//mesum. Bila tindakan denda yang sering disebut denda adat tetap dipertahan kan bukan tidak mungkin suatu saat bila berhadapan dengan yang mengerti hukum akan terjadi saling lapor terhadap kesalahan prosudur penegakan hukumdi gampong tersebut karena  tanpa ada satu qanun yang dikeluarkan tentang khawat digampong tersebut.Dan semula diharapkan pelanggar membayar dennda kepada Gampong bila diluruskan sudah sebaliknya Gampong yang harus membayar denda kepada orang yang dianggap melanggar.Berikut Ini kami mencoba sedikit menampilkan  teknik penyusunan qanun Gampong agar terukur data hana meukliep dan bukan Qanun Asai Meukana.

BAB I  KERANGKA QANUN GAMPONG
A.    JUDUL
B.    PEMBUKAAN
1.   Frasa Dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa
2.   Jabatan Pembentuk Qanun Gampong
3.   Konsiderans
4.   Dasar Hukum
5.   Diktum

C.    BATANG TUBUH
1. Ketentuan Umum
2. Materi Pokok yang Diatur
3. Ketentuan Sanksi (jika diperlukan)
4. Ketentuan Peralihan (jika diperlukan)
5. Ketentuan Penutup

D.    PENUTUP
E.    PENJELASAN (jika diperlukan)
F.     LAMPIRAN (jika diperlukan)

AB II RAGAM BAHASA QANUN GAMPONG
A.   BAHASA PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
B.   PILIHAN KATA ATAU ISTILAH
C.   TEKNIK PENGACUAN

BAB I KERANGKA QANUN GAMPONG
1.        Kerangka Qanun Gampong terdiri atas:
A. Judul;
B. Pembukaan;
C. Batang Tubuh;
D. Penutup;
E. Penjelasan (jika diperlukan); dan
F.   Lampiran (jika diperlukan).

  A.        JUDUL
  2.   Judul Qanun Gampong memuat keterangan mengenai nomor, tahun   
      pengundangan atau penetapan, dan nama Qanun Gampong.
3.  dst....     







Meusambong .........





Catat Ulasan for "TEKNIK PENYUSUNAN QANUN GAMPONG"